Sebuah model perkampungan yang sarat kreatifitas dengan sentuhan
cat warna-warni pada rumah dan berbagai fasilitas umum serta sosial akhirnya terwujud
di Sumedang. Kampung Buricak-burinong, begitulah namanya.
Ketika Tatar Sumedang melongok ke kampung ini, ratusan relawan yang terdiri dari masyarakat, aparat pemerintah, TNI dan POLRI, tampak
masih melakukan pengecatan
sejumlah
rumah. “Kami melakukan pengecatan agar kampung ini bisa segera terwujud, sesuai
rencana,” kata Vira, pelajar yang juga relawan.
Kampung
Buricak-burinong adalah sebuah kampung buatan yang direncanakan menjadi tujuan
wisata baru di Sumedang. Kampung ini didirikan bersama-sama oleh Paguyuban Motekar , Garuda Institute, Coretan Sumedang,
Inimah Sumedang, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, dan putra Sumedang yang
bertugas di luar Sumedang bahu-membahu membangun Kampung Buricak Burinong di
Dusun Cisema di tepi Bendung Jatigede.
"Ini
murni gerakan rakyat untuk mengembangkan kampung wisata unik dan menarik dengan
cat rumah warna warni, sehingga terlihat buricak burinong. Mudah-mudahan dengan
adanya inisiatif dan kreativitas dari bawah, dukungan dari pemerintah daerah
maupun pemerintah pusat dalam pengembangan pariwisata Jatigede akan lebih
optimal, " ujar Pembina Paguyuban Motekar Herman Suryatman .
Lokasi yang digunakannya adalah Cisama. Kenapa Cisema dipiluh,
karena lokasi Cisema sangat strategis. Selain pemandangannya indah dengan
panorama pantai Waduk Jatigede, juga memiliki potensi alam yang nyaman dan asri
karena berbatasan dengan kawasan hutan Perhutani.
Di sisi
lain, masyarakat Cisema, Pakualan, dan Darmaraja pada umumnya, memiliki potensi
budaya dan peninggalan budaya yang adiluhung. Ini dibuktikan dengan banyaknya situs luhur yang menjadi cikal
bakal Kerajaan Simedang Larang dan Kabupaten Sumedang berada di kawasan Cipaku
dan Pakualam Darmaraja.
Dengan
kondisi dan sosial budaya seperti itu, Cisema dan Puncak Damar ke depan
potensial menjadi destinasi wisata selfie yang unik dan menarik. "Saya
yakin kawasan ini bisa kita dorong menjadi destinasi wisata selfie tingkat
dunia. Tren wisata dunia sekarang mengharuskan setiap destinasi itu harus 'instagramable'
atau menarik untuk dipakai selfie dan di-upload di Instagram. Nah potensi Kampung Buricak Burinong
Cisema-Puncak Damar dengan pemandangan alam Jatigede yang eksotis, akan
membetot perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara," ungkap Herman. (**)

0 Comments