![]() |
| makam muncul lagi di Jatigede/tribunnews,com |
Musim kemarau yang
sudah berlangsung beberapa bulan, membuat air Waduk Jatigede berkurang. Akibatnya,
beberapa bagian pesisir waduk ini surut dan bangungan-bangunan di pinggiran
waduk kembali muncul.
Begitu juga dengan beberapa pekuburan yang sebelumnya ikut
tenggelam di dasar waduk, kini muncul kembali. Satu di antaranya adalah
pekuburan Astanagede yang terletak di Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja,
Kabupaten Sumedang.
Sebagaimana disaksikan Tatar Sumedang, di tempat tersebut, kompleks pekuburan kembali muncul. Makam-makam
tersebut sebagian besar dalam keadaan kosong karena jenazah di dalamnya sudah
dipindahkan sebelum penggenangan dilakukan.
Kini makam-makan tersebut dalam keadaan berantakan dan
lubang makam penuh dengan ranting kayu dan dedaunan. Jarak makam dengan pesisir
Waduk Jatigede kini hanya sekira sepuluh meter saja.
Seorang warga Pakualam, Mang Dade mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung sekira dua
bulan, sejak musim kemarau. "Kalau musim biasa, makam keramat yang diatas
saja tenggelam, makam ini juga," ujat Abah Tisna.
Di tempat lain, bekas
pesawahan dan perkebunan warga pun kembali muncul ke permukaan. Sebagian warga,
belakangan banyak yang memanfaatkan lahan di Waduk Jatigede tersebut, untuk
bercocok tanam. “Mumpung kemarau,
lahannya kami manfaatkan saja untuk pertanian,” kata Yusuf, warga
lainnya kepada Tarsum. (**)

0 Comments