TANJUNGSARI, T-Zone. Benang gelasan produksi perajin dari
Tanjungsari, Sumedang ternyata bukan hanya beredar di wilayah Jawa Barat saja.
Benang gelasan Tanjungsari ini ternyata beredar hingga ke luar negeri seperti
Malaysia, Jepang dan Amerika.
Hal itu disampaikan Sule dan beberapa perajin benang gelasan
lainnya di Tanjungsari, ketika ditemui t-zone. “Menurut bos sih, benang dari
sini dikirim juga ke luar negeri seperti Malaysia dan Amerika,” kata Sule.
Menurut Sule, benang gelasan produksinya tersebut, setelah
dikemas sedemikian rupa oleh bosnya dengan melibatkan banyak warga setempat,
tiap dua pekan sekali ada yang mengambil oleh pihak tertentu dari Jakarta.
Biasanya dibawa menggunakan truk karena yang dibawanya dalam jumlah besar.
“Nah setelah berada di Jakarta, oleh orang Jakarta kemudian
dikirim ke beberapa negara di luar negeri. Saya tidak tahu, apakah menggunakan
merk asli dari Tanjungsari atau tidak. Yang jelas, benang gelasan itu dikirim
ke luar negeri,” kata Dadan, rekan Sule yang tengah membuat gelasan dari benang
nilon.
Ny. Ati, seorang bos gelasan di Tanjungsari membenarkan soal
gelasan Sumedang yang dikirim ke luar negeri tersebut. “Sayangnya, kita belum
bisa langsung mengirim ke luar negeri sehingga belum bisa mendapatkan
keuntungan yang besar. Keuntungan yang besar barangkali masih diperoleh orang
Jakarta tersebut,” ujar Ny. Ati.
Dia juga menjelaskan, selain dikirim ke luar negeri, benang
gelasan dengan berbagai merk dan tingkatan harga dari rumah produksinya,
beredar juga di sejumlah wilayah di Tanah Air. Selain di wilayah Jawa Barat,
kata dia, beredar juga di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera dan Kalimantan.
Menurut keterangan, di Tanjungsari memang banyak perajin
benang gelasan yang dimodali beberapa bos seperti Ny. Ati. Mereka memproduksi
benang gelasan tersebut tidak kenal musim karena permintaannya selalu ada.
Namun ketika memasuki musim kemarau sepert sekarang, produksinya lebih
meningkat lagi, karena permintaannya pun meningkat pula.
“Sekarang, kita terpaksa harus menambah pekerja lagi untuk
mengejar target,” kata Ny. Ati. (am/t-zone)..

0 Comments