Nagapaksi Akan Keluar dari Kandangnya

NAGAPAKSI, kereta kuno yang selama ini menghuni Ruang Kereta di Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang, akan dikeluarkan dari kandangnya. Menurut informasi, kereta ini akan keluar Minggu, karena akan dilibatkan dalam sebuah acara budaya khusus.

Bisa dipastikan, keluarnya Nagapaksi ini akan mendapat perhatian dari warga Sumedang. Pasalnya, kereta ini sudah lama tidak keluar dari kandangnya. Warga Sumedang atau siapa saja, selama ini hanya bisa melihat Nagapaksi di museum saja.

“Ya, kereta ini dipastikan akan dilibatkan dalam acara budaya yang akan digelar Ahad besok.Ini merupakan hal yang langka,” tutur seorang petugas museum kepada TandangZone.

Sebelumnya, Kang Dony Sky, tokoh muda Sumedang dari keluarga menak Sumedang, dalam beberapa status di akun facebooknya mengabarkan soal acara budaya khusus yang akan digelar di Sumedang. Agendanya, pada acara tersebut, Nagapaksi akan dihadirkan, “menyapa” warga Sumedang yang menonton pertunjukkannya.

Nagapaksi, adalah sebuah kereta yang pernah digunakan oleh leluhur Sumedang pada acara-acara khusus, terutama acara kerajaan dan pemerintahan serta keluarga menak. Hal itu didasarkan pada beberapa foto yang dimiliki keluarga menak Sumedang.

Karena sesuatu hal, di antaranya karena termakan usia, kereta Nagapaksi rusak berat. Didorong oleh keinginan untuk tetap menjaga nilai-nilai yang tersimpan dalam ornament kereta yang memadukan unsure naga dan burung ini, Pemkab dan Yayasan Prabu Geusan Ulun Sumedang membuat kembali kereta dengan bentuk yang sama, pada tahun 1990-an.

Seniman yang mereka atau membuat ulang kereta tersebut, adalah pakar kereta dari Keraton Kasepuhan Cirebon R. Elang Dendabrata. Jadi, Nagapaksi yang kini berada di museum, adalah kereta baru yang dibuat Elang berdasarkan foto dan berbagai keterangan lain dari keluarga menak Sumedang, yang mengetahui persis bentuk Nagapaksi aslinya.

TZon, kebetulan, sempat melihat Nagapaksi direka dan dibuatulang oleh Elang Dendabrata pada tahun 1990-an tersebut. Penasaran ingin melihat Nagapaksi “terbang”?  Hadir saja Minggu esok di Kota Sumedang. Diantos!***

0 Comments

Arsip