Jalan ke Pasir Jengkol Kok “Garekgok”, Ya?

Laporan Ruhiat, warga setempat*
Rusak, kubangan. Jalan sepanjang kurang lebih 3 meter dari perlintasan kereta api Lembur Balong hingga kawasan Pasir Jengkol Desa Pataruman, saat ini dalam keadaan rusak berat. Hampir seluruh permukaan jalan sejak  di sekitar SD 2 Pataruman hingga ke ahir desa, sudah hilang aspalnya.
Menurut pesan pendek yang diterima p-news dari Ruhiat, warga setempat, warga melalui pihak desa sebenarnya sudah mengusulkan ke Pemkot agar jalan tersebut diperbaiki. Akan tetapi, hingga sekarang, jalan tersebut belum pernah diperbaiki.
“Akhirnya, kami harus menggunakan jalan yang garekgok bahkan berlobang. Terus, kalau ada hujan, pasti ada beberapa kubangan air,” tulis Ruhiat.
Material, jengkol.Penelusuran p-news, jalan tersebut memang dalam keadaan rusak cukup berat. Aspal di permukaan jalan umumnya sudah lenyap, diduga akibat kurang padatnya pengaspalan dan banyaknya kendaraan yang lewat.
Di beberapa titik terlihat kedalaman lobang cukup membahayakan, dan kalau ada hujan, pasti menyebabkan adanya kubangan air.
Menurut Ruhiat, jalan tersebut rusak karena sering dilewati kendaraan berat yang membawa material bangunan ke Pasir Jengkol. “Di Pasir Jengkol kan sejak beberapa tahun ini ada pekerjaan projek pembuatan Lembaga Permasyarakatan terbesar di Priangan Timur,” kata dia.
Selain karena sering dilewati kendaraan bertonase berat, imbuhnya, diduga karena pengerjaan jalannya tidak seperti diharapkan. Dia menduga kepadatan aspalnya tidak memperhitungkan banyaknya kendaraan yang akan lewat.****


0 Comments

Arsip